Sejarah Angklung Indonesia

Sejarah Angklung Indonesia


Rangkaian Nada Pada Alat Musik Angklung

Nada pada alat musik angklung pada prinsip-nya jumlah nadanya hampir sama dengan nada-nada yang terdapat pada semua alat musik. Untuk lebih mempermudah dalam mempelajari, sebagai bahan perbandingan dapat dilihat pada alat musik keyboard.

Jumlah nadanya dalam susunannya hampir sama dengan keyboard, piano dlan lain-lain, hanya saja material bahan dasar dalam pembuatan alat musik tersebut menggunakan bahan dasar bambu. Bersama ini kami berikan sekilas informasi tentang nada yang terdapat pada Angklung.

Nada pada Alat Musik Angklung terdiri dari:

  • 8(Delapan) Nada, yang terdiri dari; Nada c, d, e, f, g, a dan c dengan jumlah keseluruhan 8(delapan) Nada paling tinggi. Khusus untuk angklung jenis ini biasa digunakan untuk anak TK (Taman Kanak-kanak) karena ukurannya yang cukup kecil dan angklung jenis ini merupakan tingkatan nada yang paling/sangat tinggi, tidak ada ukuran angklung lagi yang paling tinggi selain jenis angklung yang ini. Jika ingin digunakan untuk anak SD (Sekolah Dasar) spesifikasinya hampir sama dengan angklung 8(delapan) nada untuk anak TK, hanya saja ukuran(size) angklung lebih besar dari ukuran TK. Angklung ukuran paling besar pada angklung TK, maka pada angklung SD merupakan ukuran paling kecil. Nada di hasilkan pada Angklung SD lebih rendah dari angklung untuk anak TK, semakin kecil angklung maka nada yang dihasilkan akan semakin tinggi dan semakin besar ukuran angklung maka nada yang dihasilkan akan semakin rendah;
  • 15(Lima Belas) Nada, merupakan penggabungan dari nada TK dan nada SD dijadikan satu, maka akan menghasilkan jumlah dana sebanyak 15 Nada yang terdiri dari; C, D, E, F, G, A, B, C - c, d, e, f, g, a, b, c;
  • 18(Delapan Belas) Nada, Untuk jumlah nada pada angklung ini hanya diberikan tambahan 3(tiga) buah nada dari angklung 15 nada, yaitu nada G, A, dan B Lebih Rendah;
  • 22 Nada, Untuk jumlah nada pada angklung ini juga, hanya diberikan tambahan 4(empat) buah nada dari angklung 18 nada, yaitu nada C, D, E dan F Lebih Rendah;
  • 37 Nada melodi terdiri dari : C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B, - C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B,- C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B, C;
  • 42 Nada Melodi Lengkap, hanya diberikan tambahan 5(lima) buah nada yang terdiri dari; Nada G,G# A,A# dan B dari angklung 37 nada.
  • 43 Nada, khusus untuk angklung jenis ini jumlah nada yang digunakan terdiri dari : 37 nada melodi dan ditambah dengan 6(enam) nada pengiring: G-mayor, F-mayor, C-mayor dan A-minor, D-minor dan E-minor.
  • 59 Nada, Untuk angklung jenis ini hanya diberikan tambahan nada pengiring yang terdiri dari C7, F7, G7 dan A7 sebagai pelengkap. Pada angklung jenis ini pengiring dibuatkan standar yang terpisah. Sehingga untuk angklung 59 nada terdiri dari; 42 nada melodi dan 17 nada pengiring dengan standar tiang penyangga yang terpisah. (Lihat penjelasan tentang  klik disini nada pengiring)
  • Pengertian tentang teori dasar angklung diatonis atau diatonik KLIK DISINI!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More